Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tips Bermain Lego yang Aman dan Perlu Diperhatikan

Permainan lego pastinya bukan hal asing lagi bagi masyarakat modern. Menurut penelitian media satu ini memang bisa dijadikan alat bantu untuk pertumbuhan anak-anak, apalagi masih dibawah lima tahun. Sensor motoriknya bisa terbantu sekali jika secara rutin memainkannya.

Bermain Lego Dengan Aman dan Nyaman

Walaupun terkesan tidak membahayakan namun namanya anak-anak setiap kali dipegangi mainan bisa saja terjadi sesuatu. Oleh karena itu lebih baik Anda perhatikan dengan baik aturan pemakaian lego untuk si kecil agar tetap nyaman dan tidak mengakibatkan bahaya.

1.  Dampingi Anak Ketika Sedang Bermain

Sebagai orang tua pastinya Anda ingin mendampingi anak bermain kapanpun itu. Mengawasi si kecil saat bermain lego bisa jadi pilihan terbaik. Karena biasanya mereka sering memasukkan bagian lego ke mulutnya atau bisa saja ditelan sehingga bisa menyebabkan bahaya lebih jauh lagi. 

Lego

Namun cara pengawasannya juga tidak perlu terlalu mencegahnya melakukan berbagai kegiatan. Cukup pastikan keamanan lingkungan sekitarnya saja, jauhkan barang-barang yang dirasa berbahaya dan bisa mengganggu aktivitas mereka ketika sedang bermain.

2.  Pisahkan koleksi Orang Tua dan Anak

Biasanya orang tua zaman sekarang juga senang mengoleksi lego. Sebaiknya pisahkan saja tempat penyimpanannya, karena  nanti bila dijadikan satu justru akan merusak punya orang tua. Selain itu ukurannya juga berbeda, punya anak-anak cenderung berukuran kecil mini. 

Selain memisahkan, Anda juga harus menjauhkan tempat penyimpanannya. Misalnya diatas lemari tinggi, atau tertutup. Tentunya akan merasa sedih jika lego ternyata rusak karena anak tidak sengaja memainkannya. Bisa jadi itu merupakan bentuk yang lama dibuat oleh ayah.

3.  Pilih Lego Dengan Ukuran Besar

Selain itu dengan mempertimbangkan segi keamanan lebih baik Anda pilih lego dengan ukuran cukup besar. Dengan begitu anak tidak akan bisa memasukkan balok ke dalam mulut atau hidung mereka. Tidak perlu lagi merasa was-was karena ukuran legonya yang terlalu mini.

Selain itu lego dengan ukuran mini juga rawan hilang. Akan lebih mudah menyelip ke dalam sofa, kolong meja, kabinet, dan tempat terpencil lainnya. sayang sekali bukan jika lego dengan harga mahal harus terus hilang berulang kali. Lebih baik pilih ukuran cukup besar agar tidak mudah hilang.

4.  Mainkan Lego di Tempat Khusus

Akan lebih baik lagi jika memainkan lego dalam satu ruangan khusus satu ini, hal ini bisa membuat lego tetap terjaga dengan baik, tidak mudah hilang jadi lebih awet dalam jangka waktu lama. Apalagi sekarang ini harganya juga cukup mahal, bisa melebihi Rp 500.000.

Anda bisa menggunakan tempat khusus seperti playmat pakai pembatas pagar anak-anak, dan lantainya pakai puzzle atau karpet agar membuat si kecil merasa nyaman. Sehingga Anda bisa lebih mudah mengawasi anak dan mendampinginya, lego juga tidak akan dibawa-bawa ke berbagai tempat.

5.  Selalu Rapikan Lego Setelah Bermain

Hal terakhir yang harus Anda perhatikan adalah merapikan lagi setelah dipakai anak bermain. Ajak sekalian anak untuk merapikan bekas bermainnya, hal ini sekalian mengajarkan kepada mereka arti tanggung jawab.

Tempat penyimpanan juga tidak perlu terlalu wah, Anda cukup menggunakan boks transparan atau dus sesuai ukuran saja. tempat tersebut meminimalisir kejadian tidak terduga untuk si kecil, jadi sebagai orang tua juga tidak khawatir.

Lego sering disebut sebagai mainan mewah hanya karena harganya yang mahal. Padahal jika ingin membuat anak senang dan meningkatkan sensor motoriknya lebih baik beli yang murah saja, yang penting aman untuk si kecil.

Posting Komentar untuk "Tips Bermain Lego yang Aman dan Perlu Diperhatikan"